VIDEO: Pendukung WikiLeaks Demo Diluar Penjara Belmarsh, Tuntut Pembebasan Julian Assange

Inggris – Pendukung pendiri Wikileaks, Julian Assange, dalam cuaca dingin, sejak dini hari Sabtu (25/01) kemarin berkumpul di luar penjara Belmarsh, sebuah penjara dengan keamanan tinggi di tenggara London. Mereka semua berkumpul untuk menyerukan kebebasan seorang pria yang mereka katakan berbicara untuk mereka semua, dan dihukum karena mengatakan kebenaran. Wartawan berusia 48 tahun itu ditangkap(Selanjutnya)

Ratusan Jurnalis dari Seluruh Dunia Tuntut Pembebasan Julian Assange

INGGRIS – Ratusan wartawan dari seluruh dunia menandatangani surat terbuka yang menuntut agar pendiri WikiLeaks, Julian Assange, dilepaskan dari penjara, tempat ia kini ditahan karena “mengungkap kejahatan perang.” Assange masih juga ditahan di Penjara Belmarsh dengan keamanan maksimum di Inggris, meskipun ia hanya dijatuhi hukuman 50 minggu karena “melewatkan jaminan” yang seharusnya sudah berakhir pada(Selanjutnya)

Lavrov: Pendiri WikiLeaks ‘Julian Assange’ Disiksa dalam Tahanan Inggris

Arrahmahnews.com, RUSIA – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, meyakini kemungkinan pendiri WikiLeaks, Julian Assange, disiksa saat berada dalam penahanan praperadilan di Inggris. Diplomat top Rusia itu membuat pernyataan tersebut dalam siaran Rossiya-24 pada Senin malam, mengomentari skandal terbaru seputar publikasi Washington mengenai transkrip rahasia percakapan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari(Selanjutnya)

PERDANA! Pendiri WikiLeaks ‘Julian Assange’ Hadir di Pengadilan Inggris

Arrahmahnews.com, LONDON – Pendiri WikiLeaks, Julian Assange pada hari Jum’at (14/06) menghadapi sidang pengadilan Inggris pertamanya sejak AS mengajukan permintaan ekstradisi resmi atas tuduhan spionase, yang kemudian ditandatangani oleh sekretaris dalam negeri, Sajid Javid. Jika permintaan ekstradisi terpenuhi, Assange dapat menghadapi delapan belas dakwaan spionase dari Departemen Kehakiman AS (US DoJ) di pengadilan distrik Virginia(Selanjutnya)

Duta WikiLeaks: Assange Diperlakukan dengan Sadis

Arrahmahnews.com, LONDON – Duta WikiLeaks, Joseph Farrell, menggambarkan perlakuan yang diterima Julian Assange selama ini sebagai hal yang “sadis,” mengklaim kedutaan Ekuador dengan sengaja bertindak untuk mengisolasinya dari pengunjung dan komunikasi eksternal, selain mencegahnya mendapat perawatan medis yang diperlukan, membuat kondisi Bos WikiLeaks itu saat diseret keluar dan dijebloskan ke penjara lebih buruk dari yang(Selanjutnya)

Bos WikiLeaks ‘Julian Assange’ Sakit Parah di Penjara Inggris

Arrahmahnews.com, LONDON – Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, saat ini menderita sakit parah dalam penjara dekat ibukota Inggris, London, tempat ia ditahan sejak ia diseret keluar dari kedutaan Ekuador pada awal April. Sakitnya Assange ini diumumkan pihak WikiLeaks dan juga disampaikan oleh pengacaranya. “Selama tujuh minggu di Belmarsh, kesehatannya terus memburuk dan berat badannya turun secara(Selanjutnya)

Snowden: Tuduhan AS atas Assange adalah Perang terhadap Jurnalisme

Arrahmahnews.com, MOSKOW – Nasib jurnalisme saat ini sedang dipertaruhkan, setelah Washington mendakwa Julian Assange di bawah Undang-Undang Spionase. Whistleblower NSA Edward Snowden mencuitkan hal ini dalam akun twitternya sebagai reaksi terhadap 17 tuduhan baru atas pendiri WikiLeaks tersebut. “Departemen Kehakiman baru saja menyatakan perang, bukan hanya pada Wikileaks saja, tetapi pada jurnalisme itu sendiri,” ujar(Selanjutnya)

Swedia Buka Kembali Kasus Pemerkosaan yang Dituduhkan terhadap Assange

Arrahmahnews.com, LONDON – Jaksa Swedia memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan atas tuduhan pemerkosaan tahun 2010 terhadap pendiri Wikileaks, Julian Assange, yang saat ini tengah menjalani hukuman penjara di Inggris. “Saya hari ini telah memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan … Masih ada kemungkinan alasan untuk mencurigai bahwa Assange melakukan pemerkosaan,” ujar wakil direktur penuntutan publik, Eva-Marie(Selanjutnya)

Julian Assange Bersikeras Tolak Ekstradisi ke Amerika

LONDON – Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, yang dijatuhi hukuman penjara oleh otoritas Inggris selama 50 minggu karena “pelanggaran” soal uang jaminan, bersikeras untuk melawan permintaan ekstradisi AS, hanya karena “melakukan praktik jurnalisme.” Assange menghadapi pengadilan London melalui tautan video pada hari Kamis untuk sidang pertama atas permintaan ekstradisi AS. Ketika ditanya apakah ia ingin menyetujuinya,(Selanjutnya)

Kuasa Hukum: Assange Dijadikan Sasaran Spionase dan Pemerasan

Arrahmahnews.com, QUITO – Tim hukum Julian Assange mengajukan pengaduan pidana di Ekuador, menuduh staf kedutaan London telah memata-matai jurnalis tersebut. Pengacara Assange, Carlos Poveda, menceritakan rincian kasus ini kepada RT. Laporan RT pada Selasa (30/04) mengatakan bahwa tuntutan terhadap kedutaan ini disampaikan ke kantor jaksa agung di Ekuador atas nama Assange pada hari Senin. “Wartawan(Selanjutnya)

%d blogger menyukai ini: