Kenapa Tentara Afghanistan yang Dilatih AS Gabung ISIS-K?

The Wall Street Journal melaporkan bahwa tentara Afghanistan yang dilatih AS bergabung dengan organisasi teror ISIS-K(ISIS Khorasan) di negara itu

Raisi ke Imran Khan: 20 Tahun Kehadiran AS di Afghanistan Bawa Kehancuran dan Pembantaian

Kehadiran 20 tahun pasukan Amerika dan Barat di Afghanistan tidak membuahkan hasil, selain kehancuran, tunawisma dan pembantaian

Mantan Wapres Afghanistan: Perlawanan Panjshir Berjuang untuk Seluruh Rakyat

Perlawanan kami dimaksudkan untuk membela hak-hak semua warga Afghanistan. Perlawanan ini di Panjshir tetapi tidak beroperasi untuk kepentingan Panjshir saja

Erdogan: Turki-Taliban Gelar Pembicaraan soal Operasional Bandara Kabul

Kami telah mengadakan pembicaraan pertama dengan Taliban, yang berlangsung tiga setengah jam. Jika perlu, kami akan mengadakan pembicaraan seperti itu lagi.

Jumlah Korban Ledakan Bom Kabul Meningkat, Hampir 200 Orang Tewas

Menurut beberapa laporan media, jumlah korban tewas setelah serangkaian serangan teroris di dekat bandara Kabul pada hari Kamis mencapai hampir 200 jiwa

Iran Siap Gelar KTT Negara-negara Tetangga Afghanistan di Teheran

Iran menyambut baik gagasan Menlu Pakistan mengenai pertemuan menteri luar negeri tetangga Afghanistan dan menyatakan kesiapan menyelenggarakannya di Teheran

Intelijen Ungkap Alasan Mudahnya Kontrol Taliban atas Afghanistan

Seorang mantan pejabat KGB menjelaskan bagaimana Taliban mengambil alih kendali kekuasaan di Afghanistan dengan begitu mudah, berkat dukungan dari rakyat

Mikhail Gorbachev: AS Harus Belajar dari Kegagalan di Afghanistan

Kegagalan itu seharusnya diakui lebih awal. Sekarang penting untuk mengambil pelajaran, dan setidaknya menghindari pengulangan kesalahan seperti itu.

Raisi: Iran Akan Lakukan yang Terbaik untuk Stabilitas Afghanistan

Presiden Republik Islam Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa Iran akan melakukan yang terbaik untuk stabilitas di Afghanistan

Taliban Jaga Ketat Kantor Kedubes Rusia di Kabul

Taliban menegaskan “Sehelai rambut diplomat Rusia tidak akan disentuh.” Sementara dubes Rusia di Kabul, menyatakan bahwa Taliban menyediakan tempat

%d blogger menyukai ini: