NewsTicker

Sekjen Al-Nujaba: Sistem Pertahanan Udara Irak Dinonaktifkan AS

BAGHDAD – Sekretaris Jenderal Gerakan Al-Nujaba Irak, Akram al-Kaabi, memperingatkan Washington dan rencana sekutunya terhadap negaranya, dengan mengatakan bahwa pasukan Amerika telah menonaktifkan perisai pertahanan rudal Irak.

“Amerika telah menonaktifkan dan melemahkan sistem pertahanan udara Irak,” kata Kaabi, pada hari Rabu.

Dia menggambarkan AS lebih lemah dari masa lalu, dan mengatakan bahwa Amerika setelah melemahnya Irak bekerja sama dengan Israel, UEA dan Arab Saudi.

“Rezim Zionis mencoba untuk mempermalukan negara-negara Arab, tetapi itu sendiri tidak kuat dan lebih lemah dari sarang laba-laba,” kata al-Kaabi.

BacaEmir ISIS Calon Pengganti Al-Baghdadi Tewas dalam Operasi Militer Irak di Al-Anbar.

Pernyataannya itu dikeluarkan setelah pasukan Hashd al-Shaabi (Mobilisasi Populer Irak) dalam sebuah pernyataan yang diumumkan bulan lalu, menegaskan bahwa pesawat tanpa awak Israel yang didukung oleh pesawat AS menggempur posisi mereka di dekat perbatasan Suriah.

Hashd al-Sha’abi dalam sebuah pernyataan melaporkan bahwa dua pesawat tak berawak Israel menyerang posisi militernya di Jalan Akashat-Alqaem di provinsi al-Anbar 15 kilometer dari perbatasan dengan Suriah.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa serangan itu terjadi dengan dukungan udara dari AS dan pemantauan balon pengintai di dekat lokasi serangan, dan mengatakan bahwa serangan itu terjadi dengan dimulainya Fase 4 Eradeh al-Nasr (Operasi Tahap 4, Kehendak Kemenangan) operasi militer yang dilakukan bersama Tentara Irak, Kepolisian dan Hashd al-Sha’abi terhadap sisa-sisa ISIS di bagian barat negara itu.

Disebutkan bahwa seorang anggota Hashd al-Sha’abi terbunuh dan seorang lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak Israel.

Sementara itu, komandan Hashd al-Sha’abi Hadi al-Jazayeri mengatakan kepada situs berita al-Ma’aloumeh bahwa serangan drone yang terus-menerus terhadap posisi militer Hashd al-Sha’abi akan mendapat tanggapan keras oleh Pasukan Mobilisasi Populer Irak, sebagaimana telah diperingatkan oleh wakilnya Abu al-Mahdi al-Mohandes.

Al-Jazayeri menunjuk kekalahan plot AS-Israel yang menargetkan Hashd al-Sha’abi di Irak dan wilayah tersebut, serta mengatakan bahwa kekalahan tersebut telah mengakibatkan serangan pesawat tak berawak Israel pada posisi militer Hashd al-Sha’abi.

Al-Jazayeri juga memperingatkan bahwa penerbangan apa pun yang terjadi di atas langit Irak dan tanpa izin dari pemerintah Irak dianggap sebagai tindakan agresi. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: