Hassan Nasrallah ke Israel: Jangan Bodoh! Kami Siap Perang

Hassan Nasrallah ke Israel: Jangan Bodoh! Kami Siap Perang
Hassan Nasrallah

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah, pada Sabtu malam (07/08) memperingatkan dengan keras para pemimpin Israel untuk tidak mengambil keputusan bodoh di masa depan. Hizbullah tidak akan membiarkan musuh mengubah aturan pertempuran, dan bahwa tentara Israel akan dihancurkan jika sampai terjadi perang.

Dalam pidato yang disiarkan televisi melalui Al-Manar pada peringatan lima belas tahun kemenangan ilahi dalam Perang Juli 2006, Sekjen Hizbullah itu juga menguraikan pembalasan yang dilancarkan Hizbullah dalam agresi udara Israel di Lebanon selatan b$aru-baru ini.

BACA JUGA:

Ia menggambarkan agresi pada hari Kamis itu sebagai perkembangan berbahaya yang belum pernah terjadi dalam 15 tahun. Ia menegaskan bahwa Hizbullah tidak takut perang dengan entitas Zionis, menegaskan bahwa Hizbullah Lebanon sepenuhnya siap untuk menghadapi perang Israel.

Hassan Nasrallah ke Israel: Jangan Bodoh! Kami Siap Perang
Hassan Nasrallah

“Selama 15 tahun, musuh Israel tidak berani melakukan serangan udara ke Lebanon, kecuali serangan yang saling bertentangan di wilayah perbatasan antara Lebanon dan Suriah pada 2014,” katanya sebagaimana dikutip Al-Manar.

Sayid Nasrallah mengklarifikasi bahwa beberapa operasi pembalasan oleh Perlawanan tidak dibatasi oleh waktu, tetapi menekankan bahwa ada juga beberapa operasi yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks ini, ia mengatakan bahwa pembalasan Perlawanan terhadap agresi hari Kamis tidak dapat ditunda.

“Kemarin, kami memilih untuk menyerang area terbuka dan siang hari. Pembalasan kami sepenuhnya dipertimbangkan. Kami mengeluarkan pernyataan di mana kami mengaku bertanggung jawab atas operasi tersebut, dan kami memiliki keberanian untuk mengumumkan tanggung jawab kami atas setiap tindakan perlawanan terhadap musuh Israel,” kata beliau.

BACA JUGA:

Aturan Keterlibatan

Sayyid Nasrallah menekankan, sementara itu bahwa tujuan serangan balasan pada hari Jumat adalah untuk mempertahankan aturan keterlibatan yang coba diubah oleh musuh Israel.

“Setiap serangan di masa depan akan dibalas dengan cara yang tepat. Kami tidak akan menyia-nyiakan prestasi yang telah diperoleh dengan darah (para martir).”

Sayid Nasrallah kemudian mengirim pesan yang jelas dan langsung kepada musuh Israel dengan memperingatkan para pejabatnya agar tidak membuat perhitungan yang salah.

“Kepada komandan Israel saya katakan: Jangan salah perhitungan dengan memperkirakan bahwa kami sibuk dengan masalah internal kami, tidak peduli bagaimana masalah ini menekan. Bagi kami, adalah tanggung jawab kami untuk membela rakyat kami, jadi jangan bertaruh pada tekanan mata pencaharian pada rakyat Lebanon.”

BACA JUGA:

Nasrallah juga memperingatkan para komandan Israel agar tidak bertaruh pada konflik di antara pihak Lebanon ataupun pada skema yang dirancang untuk menghasut dukungan terhadap Hizbullah.

Sementara itu, Sayid Nasrallah mencatat bahwa serangan hari Jumat hanyalah pembalasan atas agresi hari Kamis, dan tidak ada hubungannya dengan pembalasan Hizbullah atas pembunuhan entitas Zionis terhadap pejuang Perlawanan Ali Mohsen (di Suriah) dan Mohammad Tahhan (di perbatasan Lebanon-Palestina).

Ia juga memperingatkan bahwa jika sampai terjadi agresi lagi, pembalasan Hizbullah bisa sampai di utara entitas Zionis.

“Kami bisa menyerang Galilea atau Golan; pilihan kami terbuka,” memperingatkan para komandan Israel agar tidak melakukan kebodohan apa pun.

“Kebodohan paling utama yang akan dilakukan komandan Israel adalah mengambil keputusan untuk melancarkan perang melawan Lebanon. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.