Peringatan Ashley Young untuk MU: Metode Latihan Ekstrem Antonio Conte Bisa Berujung Bencana

by -25 Views
Antonio Conte
Peringatan Ashley Young untuk MU: Metode Latihan Ekstrem Antonio Conte Bisa Berujung Bencana
banner 468x60

Jakarta — Mantan bek Manchester United dan Inter Milan, Ashley Young, memberikan peringatan keras kepada skuad Setan Merah terkait potensi penunjukan Antonio Conte sebagai manajer baru. Menurut Young, pendekatan serta metode latihan intensif yang diterapkan juru taktik asal Italia tersebut berisiko menjadi bencana jika para pemain MU tidak siap bekerja keras.

Isu pergantian kursi kepelatihan di Old Trafford menguat seiring santernya kabar pemecatan Michael Carrick. Performa Manchester United kian melorot pasca-kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions dan kekalahan 0-3 saat menjamu Bournemouth di Premier League.

banner 336x280

Sejumlah nama kandidat mulai bermunculan untuk menggantikan posisi Carrick, di antaranya:

  • Antonio Conte
  • Eddie Howe
  • Julian Nagelsmann
  • Unai Emery
  • Fabian Hurzeler

Kendati Conte memiliki rekam jejak mentereng dalam mengoleksi trofi, gaya kepemimpinannya dinilai masih memicu perdebatan mengenai kesesuaian dengan kondisi internal MU saat ini.

Bocoran Metode Latihan “Gila” dari Ashley Young

Young memiliki pengalaman langsung di bawah komando Conte saat menjuarai Serie A bersama Inter Milan pada musim 2020/2021. Berdasarkan pengalamannya, ia menilai tuntutan fisik dan mental yang diminta Conte akan menjadi ujian berat bagi para pilar Manchester United.

Dalam penampilannya di acara Overlap Daily, Young menceritakan bagaimana Conte menjalankan sesi latihan yang sangat berat, mendalam, dan menuntut stamina tinggi.

“Saya pernah bekerja di bawah arahannya di Inter. Omong-omong, dia gila, benar-benar gila. Dia mirip Diego Simeone di pinggir lapangan—kalian bisa mendengarnya berteriak tanpa henti. Latihannya sangat intens dan melibatkan banyak porsi berlari,” ungkap Young.

Selain latihan fisik berupa simulas permainan 11 lawan 11 dan skenario lari maraton, Young membeberkan bahwa Conte kerap menggelar evaluasi tim berdurasi panjang, terutama setelah tim meraih hasil negatif.

Potensi Ketegangan dengan Pemain dan Manajemen

Pendekatan keras Conte dinilai tak hanya menguji ketahanan mental para pemain di lapangan, tetapi juga berpotensi memicu gesekan dengan manajemen serta pemilik klub.

Gaya komunikasi Conte yang Blak-blakan serta tuntutan tingginya kerap memicu dinamika sengit jika hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Karena itu, Young menyimpulkan bahwa kehadiran Conte bisa menjadi pedang bermata dua bagi Manchester United jika ruang ganti tidak siap beradaptasi dengan kedisiplinan tingkat tinggi.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.