News Ticker

Ke-Islaman Jokowi di Mata Ustadz Yusuf Mansur

Chat TGB Zainul Majdi dan Ustadz Yusuf Mansyur

Arrahmahnews.com, JAKARTA – TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengungkap kesaksian Ustadz Yusuf Mansur terkait tuduhan keburukan kepada Capres petahana 01 Joko Widodo (Jokowi).

Kesaksian Yusuf Mansur diungkap TGB lewat akun Instagram resminya @tuangurubajang. TGB menyebut Yusuf Mansur setuju kesaksiannya tentang Jokowi diunggah dan dibaca publik.

“Sore ini, dalam perjalanan kembali dari Bogor, sahabat saya Ustadz Yusuf Mansur mengirim WA panjang, tentang Pak Jokowi. Beliau setuju ini perlu dibaca khalayak ramai. Saya posting di sini dengan persetujuan beliau. Silahkan dibaca dengan husnuzzhan,” tulis TGB.

Baca: TGB Nilai Prabowo Hanya Bisa Beretorika, Jokowi Pandai Bekerja

Berikut ini kesaksian lengkap Yusuf Mansur:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kesaksian Yusuf Mansur itu diceritakan lewat pesan WA yang kemudian di-capture TGB sebelum diunggah ke Instagram. Yusuf Mansur menyebut, apa yang selama ini dituduhkan ke Jokowi sangat tidak benar.

Baca: TGB: Jangan Biarkan Orang Bodoh Bicara atas Nama Islam

“Dengan hafalan Qur’an saya, saya yang begitu dekat dengan Pak Jokowi jadi saksi, apa yang sering dibicarakan tentang keburukan Pak Jokowi, hanya fitnah belaka. Ini kesaksian,” kata Yusuf Mansur. “Sungguh saya memperhatikan. Dan prihatin,” tambahnya.

Yusuf Mansur menceritakan pengalaman kedekatannya dengan keluarga Jokowi sejak 2007. Yusuf Mansur berbicara tentang puasa sunnah.

Baca: Dukungan TGB Kepada Jokowi Hasil Berpikir Rasional dan Bersikap Merdeka

“Itu mungkin persepsi dari orang lain, bukan dirinya. Dari 2007, beliau dah puasa sunnah. Sekeluarga. Rasanya kebiasaan ini, ga mungkin dipamerkan. 2007 itu, yg saya ketahui. Ada kwn saya, yg pernah pergi 1994, Solo Semarang Solo, juga sdh berpuasa. Dan ya biasa aja. Jd saya senang jika saling bcr kan kebaikan,” sebut Yusuf Mansur. (ARN)

Sumber: Akun Facebook Wahyu Sutono

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: