Kronologi Marzuki Alie ‘Disergap’ di Bandara Kualanamu

Sumut, ARRAHMAHNEWS.COM – Marzuki Alie mengungkap kronologi ketika dirinya ‘disergap’ sejumlah elite Partai Demokrat di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Eks kader senior Partai Demokrat (PD) itu juga mengaku dibentak.

“Bukan pertemuan, saya kan berdiri nggak tahu mau ke mana, saya dapat undangan, tapi nggak tahu di mana. Katanya nanti dijemput, dijemput juga nggak jelas, ya saya tunggu saja, kalau nggak ada saya pulang. Ada undangan kan (KLB Partai Demokrat),” kata Marzuki Alie, saat dihubungi, Jumat (5/3/2021).

Dalam pertemuan itu diketahui ada dua Wasekjen PD Jansen Sitindaon dan Irwan. Jansen, kata Marzuki, menghampiri untuk meminta agar tak menghadiri KLB Partai Demokrat.

Baca:

“Lalu datang Jansen, datang orang-orangnya, ada 4-5 orang lah, ada yang mau nekan-nekan supaya pulang. ‘Apa urusannya kamu memerintah aku’, saya bilang, he-he-he. Saya, Marzuki Alie nggak pernah takutlah,” ujar Marzuki.

Marzuki menegaskan tak bisa lagi diatur oleh Partai Demokrat itu. Sebab, kata Marzuki, dia sudah tidak menjadi bagian dari Partai Demokrat.

“Ya intinya saya nggak boleh hadir di sana. Saya bilang, ‘saya bukan orang Demokrat, apa urusannya kamu? Apa urusannya, saya bilang. Kalau saya kemarin masih anggota Demokrat, saya akan mikir-mikir mau hadir. Karena saya sudah dipecat, terserah saya. Saya bilang,” ucapnya.

Mantan Sekjen Partai Demokrat ini mengaku diundang ke KLB Partai Demokrat sebagai tokoh nasional. Mengetahui dia diminta tak menghadiri KLB Partai Demokrat, Marzuki membentak balik para elite Demokrat itu.

“Alah, nggak ditekan, cuma bahasanya keras, kubentak saja, kita sudah hidup puluhan tahun masa dengan anak-anak gitu kita takut dibentak, ya nggaklah,” imbuhnya. (ARN)

Sumber: Detik. 

About Arrahmahnews 31374 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.