Tolak Pendudukan UEA, 2 Tokoh Politik Diculik di Pusat Kota Aden

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Dua pemimpin politik yang menentang Dewan Transisi Selatan (STC) dukungan UEA telah diculik pada Hari Senin di pusat kota Aden, Yaman selatan.

Siaran pers yang dikeluarkan oleh apa yang disebut Dewan Gerakan Revolusi mengkonfirmasi hilangnya seorang anggota Komite Eksekutif gerakan itu di Aden, penasihat hukum Alaa Al-Quba.

Siaran tersebut mengindikasikan bahwa Al-Quba keluar setelah fajar dan tidak kembali ke rumahnya, dan meminta otoritas keamanan bertanggung jawab penuh atas hilangnya dia.

BACA JUGA:

Gerakan Revolusi itu juga menyerukan gubernur Aden, yang berafiliasi dengan STC, untuk segera turun tangan guna membebaskan Al-Quba.

Dalam insiden lain, milisi STC menculik tokoh-tokoh Gerakan Revolusi Madram Abu Siraj, setelah pertemuan di Coral Hotel di mana ia bertemu dengan organisasi internasional yang menangani masalah penyelesaian konflik di seluruh dunia.

Kepala Dewan Gerakan Revolusi, Fouad Rashid, menganggap penculikan Abu Siraj sebagai “tanda berbahaya yang menandai kemerosotan dan gangguan kehidupan politik di Aden”.

Rashid menganggap STC bertanggung jawab penuh atas kehidupan Abu Siraj, menyerukan semua kekuatan politik dan sipil “untuk mengutuk tindakan represif seperti itu.” (ARN)

About Arrahmahnews 29542 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.