Terungkap, Saksi Sebut Munarman Ajak Peserta Forum Dukung ISIS

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Panitia penyelenggara baiat terhadap ISIS dan Abu Bakar Al-Baghdadi yang digelar FPI Makassar dan dihadiri mantan Sekretaris Umum FPI Munarman, B mengungkapkan pihaknya membungkus acara itu dengan seminar agar tidak dicurigai polisi.

Munarman juga disebut mengajak peserta forum di UIN Sumatra Utara untuk mendukung ISIS.

BACA JUGA:

Hal ini B sampaikan saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana terorisme yang menjerat Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Rabu (26/1).

Terungkap, Saksi Sebut Munarman Ajak Peserta Forum Dukung ISIS
Foto Munarman

B merupakan panitia baiat sekaligus pengurus Pondok Pesantren Tahfidzul Quran, Makassar. Mulanya, Jaksa mencecar B terkait rapat persiapan acara seminar tersebut. B mengatakan panita melakukan rapat di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran sebanyak tiga kali.

Jaksa lantas bertanya apakah dalam rapat tersebut dijelaskan alasan mengemas acara baiat itu dengan seminar. Hal ini dibenarkan oleh B.

“Kenapa harus dibungkus dengan seminar syiar khilafah itu?” tanya Jaksa.

“Supaya tidak dicurigai aparat kepolisian,” jawab B.

B mengatakan sosok yang memerintahkan siasat tersebut adalah Ustadz Basri, pengasuh Pesantren Tahfidzul Quran.

Pada tanya jawab tersebut, B juga menjelaskan dasar seminar tersebut adalah Mensyiarkan Tegaknya Daulah Islamiyah yang ada di Suriah.

BACA JUGA:

“Seminar itu kami katakan, rapat itu, bahwa seminar yang dikemas adalah Tegaknya Khilafah dikemas dengan seminar,” ujar B.

Sebelumnya, Munarman didakwa telah menggerakkan orang untuk melakukan tindakan teror dan membantu tindakan terorisme.

Ia disebut menghadiri acara baiat kepada ISIS dan Abu Bakar Al-Baghdadi di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Selain itu, Munarman juga menghadiri acara baiat yang sama yang dikemas dalam agenda Tabligh Akbar FPI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (ARN)

Artikel ini telah dimuat di CNN Indonesia

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: