Blokade Kejam Saudi Paksa Yaman Gunakan Kayu Sebagai Bahan Bakar

Blokade Kejam Saudi Paksa Yaman Gunakan Kayu Sebagai Bahan Bakar
Warga Yaman Gunakan Kayu Sebagai Bahan Bakar

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Sebagai akibat dari blokade laut, udara dan darat yang diberlakukan oleh koalisi pimpinan Saudi terhadap Yaman, pasokan bahan bakar ke negara tersebut putus sehingga rakyat beralih menggunakan kayu bakar, hal ini akan menyebabkan bencana lingkungan di masa depan dan melipat gandakan bencana perang yang sedang berlangsung, surat kabar Turki, Daily Sabah, melaporkan pada hari Rabu.

Laporan menyatakan “Di negara yang dilanda perang, orang harus menebang pohon di utara Mahwit untuk mencari nafkah, karena keruntuhan ekonomi melenyapkan pertanian dan pekerjaan konstruksi di negara itu. Tetapi permintaan kayu bakar meningkat karena kekurangan bahan bakar. Sekarang muncul kekhawatiran bahwa krisis kemanusiaan di negara itu, dengan jutaan orang menghadapi kelaparan, telah menambah risiko deforestasi – mengancam penggundulan hutan di Yaman”.

BACA JUGA:

Sementara itu, kepala Departemen Keanekaragaman Hayati dan Cagar Alam di Otoritas Perlindungan Lingkungan Yaman, yang dikelola oleh gerakan Ansar Allah bersama dengan sebagian besar Yaman Utara, menyebutkan bahwa sekitar 886.000 pohon ditebang setiap tahun untuk menghidupkan toko roti dan restoran di ibu kota.

Blokade Kejam Saudi Paksa Yaman Gunakan Kayu Sebagai Bahan Bakar
Warga Yaman Gunakan Kayu Sebagai Bahan Bakar

Dia juga menambahkan bahwa “sekitar 5 juta pohon ditebang selama tiga tahun terakhir di utara, dan ini setara dengan 213 kilometer persegi hutan. Sementara, total wilayah Yaman yang diklasifikasikan sebagai hutan, hanya 3,3 persen saja.”

Laporan itu melanjutkan, “Yaman memiliki sedikit hutan, tetapi keanekaragaman tumbuhan yang relatif kaya di wilayah gurun penghasil minyak di Semenanjung Arab, dan di Mahwit, yang terkenal dengan hutan lebat, beberapa jenis pohon akasia, cedar, dan cemara.”

BACA JUGA:

“Permintaan tergantung pada jumlah kapal bahan bakar yang mencapai pelabuhan Hodeidah, tetapi kami khawatir negara akan berubah menjadi gurun, dan ini sudah terjadi … Anda tidak lagi melihat pohon-pohon yang pernah menutupi pegunungan,” kata penebang kayu Suleiman Jubran, yang menjual kayu bakar kepada pedagang yang berkunjung.

Agresi koalisi Saudi, yang dimulai sejak 2015, telah menewaskan puluhan ribu warga sipil dan membuat 80 persen penduduk Yaman bergantung pada bantuan setelah hancurnya infrastruktur, rumah sakit, sekolah, departemen pemerintah, dan pembangkit listrik. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31315 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.